Senin, 27 Februari 2017

#day3 #week2

#level2
#kuliahBunSayBatch1
#MelatihKemandirian
#Day3
#week2

Target minggu 2

+ Abiem (4y5m) : selalu makan sendiri dengan fokus

Hari ini kami sarapan bersama di meja makan, untuk menghindari morning rush, saya mengalihkan perhatian abiem dengan mengajaknya mengobrol tentang rencana nanti sepulang sekolah. Saat makan siang tadi kami makan di ruangan tengah, tanpa menghidupkan tv tentunya, abiem bertanya mengapa dia tidak boleh makan sambil nonton tv lagi? saya memberikan pengertian,bahwa kami harus menghormati rezeki yang ada dihadapan kami dengan makan dengan baik. Tentu saja tidak semulus dan semudah itu,siang ini ditambah dengan tangisan dan rengekan untuk makan sambil nonton tv. Saya menjanjikan kami akan 'bikin-bikin' setelah bangun tidur nanti. Bikin-bikin itu adalah kegiatan yang kami lakukan didalam rumah, entah membuat mainan atau membuat cemilan.  Siang ini kami bikin-bikin menyiapkan makan malam, dia dan alika saya beri tugas memotong jamur dan alika mengupas bawang. Mereka sudah terbiasa melakukan tugas membantu saat saya memasak, saya berharap dengan dia membantu saya menyiapkan makanan, dia akan lebih bersemangat makan.

- Alika (2y,4m) : Toilet training

Masih tetap dengan toilet training, dan saya rasanya hampir menyerah. Seharian sampai sebelum mandi sore alika BAK seperti biasa,namun beberapa saat setelah mandi sore alika mengompol lagi di playmatnya, sebagai konsekuensi alika mengambil pel dan membersihkannya. Salah satu dari sekian proses mengajarkan kemandirian pada anak saya.

Sabtu, 25 Februari 2017

#Day2 #week1

#level2
#kuliahBunSayBatch1
#MelatihKemandirian
#Day2
#week1

Target minggu 1

+ Abiem (4y5m) : selalu makan sendiri dengan fokus

Setelah berhasil membiasakan cebok sendiri setelah bab,target saya berikutnya adalah membiasakan abiem untuk makan sendiri tanpa selalu diingatkan untuk menyuapkan makanannya. Karena meja makan rumah kami cukup tinggi untuk abiem leluasa makan sendiri, abiem terbiasa makan dibawah dengan meja kecil didepan tv, memang tv dirumah saya sudah jarang dinyalakan,beberapa waktu yang lalu abiem sempat kecanduan tv,dan saya memutuskan untuk berhenti berlangganan tv kabel. Kebiasaan abiem dulu yang selalu makan didepan tv sampai sekarang masih sering dilakukannya, itu menyebabkan abiem tidak fokus makan, dan lebih asik dengan acara tv yang sedang berlangsung.
Saat ini saya sedang berusaha merubah kebiasaannya agar abiem bisa kembali fokus makan, tanpa tergantung dengan acara tv favoritnya. Saat sarapan pagi ini, kami membiasakan kembali mereka duduk di meja makan, agak sulit memang semua diawali dengan rengekan untuk makan didepan tv. siang dan malamnya kami makan diluar sehingga 'latihan' dilanjutkan besok.

- Alika (2y,4m) : toilet training

Hari ini masih dengan toilet training plus saya menambahkan target untuk alika untuk tidak minta digendong, karena akhir-akhir ini alika sedang nyaman dengan gendong. Untuk toilet training alika pergi seharian dengan saya tanpa mengompol,sebelum tidur BAK seperti biasa,semoga nanti dia tidak mengompol saat tidur.
Saat bertemu dengan teman saya, sedang gerimis, saya menggendongnya untuk masuk di restoran tempat kami makan dengan maksud lebih cepat dan tidak kehujanan. saya reflek menggendong, sampai di tempatnya dia tidak mau turun dan masih minta digendong sampai menangis, malam ini sebelum tidur saya,kami pillow talk seperti biasa, saat itu dia bercerita bahwa dia suka digendong, tapi dia masih bingung menjelaskan alasannya...

Selasa, 21 Februari 2017

#Day1 #week1 revised

#level2
#kuliahBunSayBatch1
#MelatihKemandirian
#Day1
#week1

Target minggu 1tidak saya rubah karena saya memang sedang mengajarkan itu

+ Abiem (4y5m) : cebok setelah pup

Abiem alhamdulillah sudah saya ajari mandiri sejak usia dini, dia lulus toilet training full pada usia 1,2th,saat ini sudah bisa mandi,makan,membereskan mainannya,mencuci piring,sapu,pel dan masih ada beberapa lagi kecuali membersihkan diri setelah dia BAB. Sedari kecil abiem mudah risih dengan tempat yg agak kotor,sudah lama saya mengajarkannya agar mudah beradaptasi,tetapi ternyata tidak semudah itu. Suatu ketika akan pengenalan sekolah paud,dia menangis dengan berteriak tidak mau sekolah disana karena kamar mandinya kotor,benar saja pada saat survey sekolah kedua tujuan utama kami adalah kamar mandi.
Saya pikir 'keasyikan' ini akan segera berakhir saat dia di paud, ternyata belum,dia masih saja tidak mau membersihkan diri sendiri setelah BAB, suatu ketika dia pernah gingga menangis histeris karena dia jijik saat saya ajari membersihkan sendiri. Kemarin hari pertama dia mau melakukannya setelah dialog panjang selama berbulan-bulan. Saya memberikan pengertian pada abiem bahwa dia bisa mencuci tangannya sehingga bersih lagi,sama seperti saat dia bermain tanah atau lumpur. Meskipun agak enggan dan jijik akhirnya kemarin dia melakukannya,walaupun harus saya cek dan ulangi lagi,tapi dia sudah berani saja bagi saya sudah penting sekali.
Hari ini tidak diduga,seperti biasa saat akan BAB dia selalu bilang dulu,biasanya supaya saya bersiap-siap saat dia minta dicebokin. setelah berhasil selama 3hari,hari ini dia sedikit rewel  dan minta dicebokin lagi,tapi saya pikir ketika saya memberikan toleransi dia akan minta lagi,maka hari ini saya memutuskan tetap tidak membantunya,pada akhirnya dia cebok sendiri,Alhamdulillah. Saya anggap target minggu ini telah tercapai.



abiem saat bertugas mematikan lampu sebelum tidur.



+ Alika (2y4m) : Toilet training

Every kids are unique..begitu juga anak kedua saya ini. Saya sangat 'ASYIK' dengan toilet training,pengalaman pertama saya dengan kakaknya tentang toilet training tidak begitu terpakai,lebih banyak tantangan dan keasyikan yang saya rasakan. Saya mengajarkan 'tatur' mulai alika masih bayi,sama seperti abiem, tetapi hingga umur 2 tahun lebih ini alika terkadang masih mengompol di malam hari, saat siang hari alika kadang mengompol tapi sudah tidak sesering dulu. Dia juga sudah bisa menyampaikan saat dia ingin pipis, saya mengajarkan cara pengucapannya karena dia masih menggunakan 'bahasanya' saat berkomunikasi.
Setiap hari saya selalu mengusahakan agar alika bisa segera lulus, saat malam dia tidur dan mulai resah,saya membangunkan dan mengajaknya pipis,Alhamdulillahnya dia tidak pernah menangis saat dibangunkan dimalam hari. Sampai saat ini sudah hampir 2 tahun dan saya belum berhasil toilet training anak saya. target minggu ini belum tercapai,karena alika masih sering mengompol pada waktu tertentu.



Sabtu, 18 Februari 2017

Aliran rasa kelas bunda sayang batch 1

Bunda sayang? sepertinya saya jauh dari yang diharapkan. Tapi melalui kelas ini saya tetap berusaha untuk belajar komunikasi produktif, dan ingin menjadikannya habbit.

Jika ingin naik level, pastilah tantangan juga bertambah. Lebih banyak hal menarik yang akan dihadapi,kali ini saya ingin membagikan alira rasa yang saya alami selama tantangan 10hari komunikasi produktif yang lalu.

1. Komunikasi dengan diri sendiri

Selama ini,sering mulut saya berhiaskan kalimat negatif, memaksakan, emosi, dan banyak lainnya. Saya terkadang perlu waktu untuk berdamai dengan diri, mencari ketenangan agar saya bisa lebih mengontrol apa yang akan saya sampaikan. Namun tidak jarang juga saya mengalami kebingungan dengan diri saya sendiri, ekspektasi yang terlalu tinggi,memaksakan diri untuk berbuat lebih yang pada akhirnya menimbulkan stres yang berefek terhadap efektifitas komunikasi saya pada keluarga. Saat mengikuti tantangan 10 hari,saya merasa punya 'rem pakem', tapi sayangnya setelah 10hari lewat, saya agak sedikit lupa,kadang 'keceplosan' juga..

2. Komunikasi dengan pasangan

Keadaan ekonomi yang sedang turun tajam di keluarga saya sering membuat stres saya dan suami,emosi yang labil. Seringkali kami berdebat kusir untuk masalah yang sama sekali tidak penting,awalnya saya sering meledak-ledak meluapkan amarah kemudian diam sama sekali,pada akhirnya rasa 'kecewa dan jengkel semakin bertumpuk seperti bom waktu. Saya ajak suami saya untuk mengevaluasi bagaimana cara berkomunikasi kami agar lebih baik, saya coba dari hati ke haati,mencari saat dia tenang,dengan sedikit canda gurau,alhamdulillah saya bisa berkomunikasi dengan lebih baik,saling mengutarakan apa yang dirasakan. Jika saya sedang marah,saya diam beberapa saat,menunggu saat saya tenang dan saya sampaikan semua yang saya rasakan pada suami saya. Alhamdulillah,sekarang kami jadi lebih kompak,bisa bekerja sama,saling mendukung disaat terpuruk seperti ini.

3  Komunikasi dengan anak

Putra pertama saya bernama Abiem,umur 4,5tahun dan putri kedua saya bernama alika berumur 2,3tahun. Alhamdulillah dikaruniai anak yang sehat,cerdas dan berkepribadian unik.
setelah saya mempelajari materi di bunda sayang ini, saya berusaha berkomunikasi dengan lebih lembut,lebih baik.
Sering kali komunikasi dengan mereka dihiasi dengan nada tinggi,perintah,emosi,dan masih banyak lagi. Saya memiliki ketakutan sendiri tidak mampu mendidik dan memberikan bekal untuk hidup mereka kelak. motivasi utama saya ikut iip dulu, saya ingin ketularan menjadi lebih baik,lebih lembut,lebih sabar. komunitas ini berbeda dengan komunitas yang pernah saya ikuti,disini anak2 diberikan kebebasan untuk berekspresi dan kreatif. Saya berusaha menahan diri dari semua sikap negatif yang sering saya lakukan.  intinya saya
jadi berpikir sebelum bertindak dan berbicara.


winda priharjayaningrum